Pada resume ini akan menunjukan langkah demi langkah membangun sebuah Knowledge Based System (KBS) dengan menggunakan sistem berbasis aturan yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya. Sebagai contoh permasalahan akan diambil kasus pada Health Maintenance Organization (HMO) seperti didokumentasikan dalam Dologite(1994).
Permasalahan
HMO adalah sebuah organisasi yang memberikan layanan kesehatan bagi anggotanya, misalnya layanan pengobatan, layanan panggilan ambulan dsb. Setiap anggota telah membayar semua biaya secara pre-paid.
Untuk menjamin bahwa masalah kesehatan serius akan mendapatkan prioritas layanan, seorang manajer telah menempatkan seseorang untuk melakukan screening awal terhadap pasien. Screening dilakukan dengan cara berkonsultasi dengan Sistem Pakar untuk menentukan status dan jenis layanan yang tepat bagi pasien.
Penyelesaian
1. Isolasi area bagi KBS
Untuk membatasi permasalahan pada sistem pakar yang akan dibangun harus diberikan batasan organisasi dan juga layanan yang dapat diberikan oleh sistem. Sebagai contoh, untuk sistem HMO, batasan struktur organisasi dan layanan ditunjukkan pada gambar blok diagram organisasi dan layanan HMO dibawah ini
2. Target Keputusan
Setelah permasalahn dibatasi, langkah selanjutnya adalah menentukan target keputusan bagi sistem pakar. Pasien pada umumnya membutuhkan bantuan untuk kasus penyakit yang baru diderita (new case) atau penanganan berkelanjutan dari penyakit yang sudah lama diderita (follow-up case). Atau mungkin juga pasien yang lain hanya membutuhkan informasi atau layanan lain, sedangkan mereka yang bukan merupakan anggota akan diarahkan untuk ikut serta dalam keanggotaan HMO ini. Karena itu dapat ditentukan 3 hal yang menjadi faktor utama yang menentukan target keputusan , yaitu:
- HMO Status : Bagaimana status keanggotaan dari pasien? Deklarasi keanggotaan dari pasien akan diikuti dengan validasi nomor id.
- Reason : Apa alasan datang ke HMO? Apakah new case, follow-up case, information seeking atau other visit?
- Problem : Bagaimana keseriusan dari kondisi pasien sekarang? Dalam hal ini dapat diidentikasi dari temperature dan symptom yang lain.
3. Membuat Dependency Diagram
4. Membuat Tabel Keputusan
Tabel keputusan yang dibuat merupakan turunan dari dependency diagram diatas, karena dalam dependency diagram tersebut terdapat tiga segitiga, maka dapat disimpulkan akan juga terdapat 3 tabel keputusan pada contoh kasus kali ini.
5. Menulis aturan If – Then
Selanjutnya, berdasarkan tabel keputusan yang telah disederhanakan dapat diturunkan sistem berbasis aturan, sebagai contoh dibawah ini ditunjukkan aturan set 1:







